Gonna Get Over You

Goodbye
Should be sayin’ that to you by now, shouldn’t I?
Layin’ down the law that I live by,
Though maybe next time

I’ve got a thick tongue,
Brimming with the words that go unsung
Simmer then the burn for a someone,
A wrong one

And I tell myself to let the story end,
My heart will rest in someone else’s hand
My ‘why not me?’ philosophy began,
And I say

Ooh, how’m I gonna get over you?
I’ll be alright, just not tonight
Someday, oh I wish you’d want me to stay
I’ll be alright, just not tonight,
Someday

Maybe is a vicious little word that can slay me
Keep me when I’m hurting and make me,
Hang from your hands

Well, no more,
I won’t beg to buy a shot at your back door
If I make it at the thought of you, what for?
It’s not me anymore

And I’m not the girl that I intend to be,
I dare you darling, just you wait and see
But this time not for you but just for me,
And I say

Ooh, how’m I gonna get over you?
I’ll be alright, just not tonight
Someday, oh I wish you’d want me to stay
I’ll be alright, just not tonight,
Someday

Say it’s coming soon,
Someday without you,
All I can do
Is get me past the ghost of you,

Wave goodbye to me,
I won’t say I’m sorry,
I’ll be alright
once I find the other side of someday
Oohoohooohoohooh…
Oohoohooohoohooh…

Ooh, how’m I gonna get over you?
I’ll be alright, just not tonight
Someday, oh I wish you’d want me to stay
I’ll be alright, just not tonight,
Someday

Sara Barellies

Salam Cuap Cuap

-‘Celoteh’ Rahmi-
#permaisuriimoet
#celotehrahmi

Sekedar Pengingat

Untukmu yang mulai merasakan kesempitan si dada, karena menanti waktu perjanjian yang tak kunjung tiba.

Untukmu yang setia menanti, namun pelengkap agama tak kunjung menemui, membuat gundah hati semakin terakrabi.

Untukmu yang pernah salah berharap kepada seaeorang, lantas hatimu menyisakan luka karena dibuat kecewa.

Untukmu yang terua berusaha menemukan teman hidup, namun Allah menakdirkan untuk menunda pertemuan itu.

Untukmu yang waswas dengan masa depan, kapan saatnya rumah tangga serupa seperti surga itu tercipta.

InsyaAllah, Dia sendirilah yang akan memilihkan jodoh yang baik untukmu. Karena Allah telah berfirman:
“Perempuan yang keji adalah untuk laki-laki yang keji. Dan laki-laki yang keji untuk perempuan yang keji pula.  Perempuan yang baik adalah untuk laki-laki yang baik. Dan laki-laki yang baik untuk perempuan yang baik pula.
(QS An Nur 26).

Salam Cuap Cuap

-‘Celoteh’ Rahmi-
#permaisuriimoet
#celotehrahmi

Obat dari segala obat

Kadang,
Allah hadirkan beberapa orang ke dalam kehidupan kita
Guna memberikan pelajaran besar

Kadang,
Keberadaan mereka yang padahal cuma sementara dan terhitung sebentar itu,
Menorehkan luka cukup dalam
Mungkin terlalu dalam
Bahkan tak jarang meninggalkan trauma berkepanjangan

Pilihan hidup manusia cuma ada dua
Menjadi masa lalu atau masa depan seseorang
Takdirlah yang bekerja pada fase ini
Acapkali kepergian orang tersebut membekaskan jejak hitam dan memar pada hati yang tak lagi sehat
Kita harus benar benar menghapuskan segala memori tentangnya.

Tak mudah memang
Seringkali air mata yang mengering pada buku diary menjadi sksi bisu pelajaran hidup kita.

Acapkali,
Tinta hitam yang tertulis diatas kertas putih tentang betapa sakitnya hati menjadi sejarah kelam masa silam

Kita mencoba melupakan semua
Agar masa depan dapat sedikitblebih terang
Dan otak sempit ini berpikir bahwa WAKTU  adalah penyembuh terbaik dari segala kesakitan yang ada.

Pikiran dangkal ini mengira WAKTU adalah obat dari kepahitan yang terasa.

SALAH!

Setelah aku mengenal Tuhanku
Setelah aku berusaha menjadi hamba yang tawakal kepadaNYA
Baru aku tahu
Bahwa DIA adalah obat dari segala.

Rabbku adalah jawaban dari semua

Penyembuh terbaik dari luka hati bukanlah  berapa panjangnya waktu belajar ilmu IKHLAS
Namun
Banyak banyak mengingat ALLAH sebagai pencipta dari bumi yang maha luas

Salam Cuap Cuap

-‘Celoteh’ Rahmi-
#permaisuriimoet
#celotehrahmi

Kalau aku jadi pria.. hmmm

Kalau aku jadi pria..

Mungkin aku akan jadi lebih berani dengan tantangan diving di dalam laut dan bertemu karang yang sosok nya kayak monster.

Mungkin aku akan mencari wanita yang baik hati dan baik sifatnya untuk dijadikan isteri dan ibu dari anak anakku. Dan membawa mereka ke surga bersamaku.

Mungkin aku akan berusaha untuk tidak mempermainkan hati wanita lain yang belum jadi pasangan sah, walaupun hanya bertanya ‘hi pa kabar?’. Bukannya sombong tapi sekecil sapaan atau senyuman apapun takutnya disalah artikan oleh sang wanita. Yang mungkin diam diam berharap di sapa.

Mungkin akan menjadi pria bertanggung jawab dan setia, berusaha untuk tidak mendua, baik hati maupun fisik. Karena wanitalah yang jadi korban. Bisa pasangan sah kita atau wanita yang di duakan.

Sekecil apapun perbuatan yang akan dilakukan walau harta dan jabatan saya tinggi, di hormati banyak rekan sekerja, pandai dan pintar di perusahan yang di geluti, tetap berusaha agar tidak ada wanita yang menangis karena saya.

Mungkin akan lebih berani berbisnis saham, properti dan lainnya dengan memandang resikonya nanti.

Salam Cuap Cuap

-‘Celoteh’ Rahmi-
#permaisuriimoet
#celotehrahmi

Wahai Suara Indah Yang Memeluk Hati

Suaramu indah saat kau melantunkan ayat suci
Ketika kau berdiri disana menjadi imam Shalat.
Seakan ada kesejukan yang datang tiba tiba memeluk hatiku.
Suaramu manis ketika menghafal ayat suci.
Tak masalah bagiku jika kau tak bisa bernyanyi
Asal aku bisa tetap menjadi pendengar saat kau melantunkan ayat ayat suci setiap hari.

Sang hati bermuara kepada sang pria bersuara merdu
Bukan.. Bukan karena nyanyianmu
Tapi karena suaramu tak berhenti mengucap ayat ayat AlQuran.

Aku luluh saat mendengarkan suara merdumu.
Aku merasakan damai.

Terima kasih wahai suara indah yang memeluk hati.

Salam Cuap Cuap

-‘Celoteh’ Rahmi-
#permaisuriimoet
#celotehrahmi

W a k t u

Biarkanlah waktu mengobati seluruh kesedihan.

Ketika kita tidak tahu mau melakukan apalagi, ketika kita merasa semua sudah hilang, musnah, maka itulah saatnya untuk membiarkan waktu menjadi obat terbaik.

Hari demi hari akan menghapus selembar demi selembar kesedihan.
Minggu demi minggu akan melepas sepapan demi sepapan kegelisahan, bulan, tahun, maka rontok sudahlah bangunan kesedihan didalam hati.

Biarkanlah waktu mengobatinya, maka semoga kita mulai lapang hati menerimanya.
Sambil terus mengisi hari-hari dengan baik dan positif.
-Tere Liye-

Salam Cuap Cuap

-‘Celoteh’ Rahmi-
#permaisuriimoet
#celotehrahmi

Rasa itu mungkin sama seperti lima tahun yang lalu

Hanya deskripsi soal rasa
Rasa yang sesungguhnya paling tidak disukai
Rasa itu bergejolak
Dia tak tenang
Dia gelisah
Dia bahkan tak bisa lagi membuat bibir tersenyum
Kenapa dia datang lagi
Rasa yang sangat mengganggu
Dia pintar membuat terhanyut dalam
Bahkan sampai tak bisa sadar
Bahkan sampai tak mau di ganggu
Rasa itu seperti ingin diprioritaskan
Dia tak mau orang lain hadir
Dia menyendiri
Dia membentengi
Dia memilih sepi
Dia memilih sendiri
Mungkin sang rasa mencoba mengobati
Tapi dia tak membuat jadi lebih baik
Dia membuat semacam bekas dan luka

Rasa itu mungkin sama seperti lima tahun yang lalu

Salam Cuap Cuap

-‘Celoteh’ Rahmi-
#permaisuriimoet
#celotehrahmi